Minggu, 29 April 2012




Menimbang adanya banyak bahan diskusi jalanan mengenai pergulatan politik (konflik politik), ketimpangan sosial, negara gagal, dan sebagainya,  mungkin membuat kita risih, sepertinya negera ini sudah sama  sekali tidak baik, semuanya negatif (tanpa energi positif). Nah,  untuk menghalau spekulasi itu—seharusnya ada sebuah jalan keluar yang harus segera dituntaskan. Tentunya, bukan menggunakan cara kekerasan, bukan juga dengan arogan, melainkan mencari cara yang santun dan bijaksana. Sehingga sentuhan ikhlas untuk membangun bangsa ini menjadi doa dan cinta.

Dengan gonjang-ganjing masalah tersebut, maka kami ingin memberikan jalan keluar melalui sebuah karya dari anak bangsa—kami ingin menghimpun banyak puisi (sebagai rintihan nurani). Proses keindahan kata mungkin bisa memunculkan makna yang lebih untuk negara ini, sebagai bukti kepedulian dan bukti kesadaran kita mengenai pentingnya rasa nasionalisme.

Sebagai wujud persembahan kami kepada para penulis dan menampung keinginan-keinginan penulis (mengusulkan untuk membuat ajang menulis puisi). Maka dari itu, kami akan mengadakan ajang menulis puisi, yaitu mencari 250 puisi dari 250 penulis, yang akan kami terbitkan (tentunya 250 puisi terbaik).
Tema yang kami tetapkan ialah: Mencari Identitas Bangsa Yang Hilang




KETENTUAN:
1.      Penulis hanya boleh mengirimkan satu puisinya sesuai tema, dengan rincian: 1 halaman, 1,5 spasi, font Times New Roman, 12 point (disertasi dengan biografi singkat)—harus dicantumkan pada halaman kedua.
2.      Untuk nama penulis harap ditulis dengan jelas
3.      Harus sesuai tema
4.      Kirim puisi itu ke alamat e_mail: penerbit_awang2@yahoo.com (file wajib di attach, tidak boleh di badan email)
5.      Tiga penulis terbaik nama-namanya akan dipasang di cover depan
6.      20 penulis terbaik nama-namanya akan tercantum di cover belakang
7.      Untuk 20 penulis terbaik akan mendapatkan sertifikat
8.      3 penulis terbaik mendapatkan masing-masing gratis 1 buku hasil terbitan antologi ini
9.      Satu penulis terbaik akan mendapatkan paket buku menarik
10.  Ketika buku terbit, penulis tidak mendapatkan royalti dari hasil penjualan apapun
11.  Karya original, belum pernah dipublikasikan dimanapun
12.  Wajib men­tag­ FB penerbit awang-awang http://www.facebook.com/profile.php?id=100003751928494&sk=wall
13.  Disarankan untuk meng-like fans page Komunitas Penulis Awang-awang (untuk iseng-iseng belajar bersama) http://www.facebook.com/KomunitasPenulisAwangAwang
14.  Untuk mengumpulkan 250 penulis terbaik/puisi terbaik tentunya membutuhkan waktu, maka dari itu ajang menulis puisi ini akan berakhir pada akhir bulan juli.
15.  Pengumuman puisi yang masuk akan ditampilkan di FB dan Blog Penerbit


3 komentar:

  1. aneh ya, kenapa hanya 3 terbaik saja yang memperoleh buku tersebut? Sepengetahuanku, setiap buku yang terbit, penulisnya mendapat nomor bukti penerbitan. Jadi, jika ada 250orang yang menyumbangkan tulisannya, 250orang tersebut harus mendapatkan minimal 1 buku yang memuat tulisannya itu.

    Jadi, teman-teman penulis yang nantinya dimuat dalam buku tersebut, kalian harus sadar bahwa ada hak kalian untuk mendapatkan nomor bukti setiap tulisan kalian dibukukan. Jangan mau dibodohi oleh penerbit yang kadang2 memang suka semena-mena terhadap penulis.

    Terima kasih dan semoga ini tidak dihapus karena ini merupakan penyadaran bagi penulis tentang hak-hak mereka.

    BalasHapus
  2. makasih bapak atas pencerahannya... kalau semisal kita sudah mempunyai kelebihan jga akan menelurkan kisah yang berebda.. sekali lagi makasih.... salam kenal...

    BalasHapus